Mario Teguh

Pak Mario, adakah yang lebih keji
daripada pengkhianatan oleh sahabat?
Ada, yaitu pengkhianatan oleh
sahabat yang kita nikahi.
Orang yang kita doakan
dan kita harapkan menjadi belahan jiwa
adalah orang yang paling melukai hati,
jika dia berkhianat.
Pengkhianatan oleh belahan jiwa,
mematikan separuh jiwa.
Maka kembalikanlah hatimu kepada Tuhan,
agar Dia mengutuhkan kembali jiwamu
kepada keindahan aslinya.

Aamiin
 
 
ENGKAU BUKAN JIWA BIASA.

Untukmu yang muda dan berimpian besar,
Imajinasi menentukan apakah yang kau lihat adalah penderitaan atau potensi.
Taruhlah orang dengan sikap yang baik di sebuah gubuk, dan sebentar lagi dia akan mengubahnya menjadi istana.
Tapi, taruhlah seorang dengan sikap yang salah, sebentar lagi dia akan terpaksa pindah ke gubuk.
Bukan keadaan dan modal yang menjadikan seseorang berhasil, tapi sikap baiknya.
Maka adikku yang baik hatinya,
Janganlah meneruskan kebiasaan menggunakan imajinasimu untuk memperdalam luka karena kesalahan masa lalumu, atau untuk memperbesar kegalauan hatimu dengan memperbesar ancaman ketidak-pastian masa depan.

Jika imajinasimu telah demikian kuat menjadikanmu orang muda yang galau, hari ini gunakanlah kekuatan dari imajinasimu itu untuk menjadikanmu jiwa yang berharapan baik, yang bersemangat membangun rezeki untuk membeli satu bata demi satu bata yang kau butuhkan untuk membangun istana masa depanmu.
Janganlah lagi menolak anjuranku agar engkau berhasil semuda mungkin.
Jika engkau tak menggunakan masa mudamu untuk berhasil, apakah ada pilihan lain yang lebih baik bagimu?
Janganlah hidup dengan mengabaikan keharusan bagimu untuk menjadi orang yang sehat, yang berpengetahuan, yang terampil, dan yang diterima dan dihormati dengan luas.
Hiduplah dalam masa mudamu dengan sikap dan cara yang menjadikanmu orang tua yang sehat, damai, sejahtera, dan terhormat.
Engkau bukan jiwa biasa. Engkau jiwa yang khusus. Jika tidak, mengapakah detik ini hatimu bergetar?
Hormatilah dirimu. Jangan memperlakukan dirimu seperti orang yang sepele.
Selalu ingatlah,
Engkau bukan jiwa biasa.
 
 
Adik-adik saya yang muda dan baik hatinya,
Janganlah Anda membatasi pertumbuhan Anda, dengan membatasi yang Anda pelajari.
Karena,
Yang Anda pelajari menentukan tingkat kemampuan Anda.
Kemampuan Anda menentukan yang bisa Anda kerjakan.
Yang Anda kerjakan menentukan yang bisa Anda hasilkan.
Yang Anda hasilkan menentukan nilai Anda bagi sesama.
Dan nilai Anda bagi sesama menentukan penghargaan kehidupan ini kepada Anda.
Sesungguhnya, tidak ada siapa pun yang bisa selesai belajar.


Sahabat saya yang baik hatinya,
Semua orang muda yang direncanakan Tuhan untuk menjadi seorang yang berjaya dalam kehidupannya, selalu diganggu dengan kegalauan tanpa sebab, keberanian yang ceroboh, dan lebih tertarik kepada yang yang tidak penting daripada kepada hal-hal yang akan menghebatkannya.
Sehingga hampir aman untuk disimpulkan, bahwa orang muda yang tanpa masalah justru harus merasa paling khawatir mengenai masa depannya.
Bagi orang muda, masalah adalah tangga naik menuju kejayaan hidup.
Maka janganlah terlalu merisaukan masalah Anda. Berfokuslah pada kebaikan yang bisa Anda lakukan, dalam sekacau-kacaunya perasaan.
Anda andalah putra dan putri kehidupan ini, sehingga dengannya adalah hak Anda untuk menjadi sejaya-jayanya pribadi dalam kehidupan ini.
Tegaplah dalam sikap dan indahlah dalam membawa diri, karena Anda bukan jiwa biasa.


Di antara kita,
ada beberapa jiwa
yang dilahirkan dengan rencana
untuk menjadi pribadi
yang besar pengaruhnya
bagi kebaikan sesama di masa depan.
Tapi,
saat ini dia sedang berkecil hati
dan galau karena kecewa
dengan perilaku kehidupan.
Sinar wibawa pribadinya itu
tak akan muncul
sampai dia membersihkan diri,
mencerahkan matanya,
dan menggagahkan dirinya
untuk melakukan yang berguna
bagi diri dan keluarganya,
dan menjadikan dirinya
rahmat bagi sesamanya.
Tabahlah ...


Saat engkau berdoa,
sadarilah bahwa tujuanmu
bukanlah untuk mengubah Tuhan,
seperti yang sering kau lakukan itu.
Engkau selalu meminta Tuhan
untuk lebih penurut
agar rezekimu melimpah,
keluargamu bahagia,
dan namamu tenar;
tanpa sedikit pun
engkau meminta restu Tuhan
bagi ketegasan tindakanmu
untuk mengubah dirimu.
Sesungguhnya semua doamu itu
akan mewujud,
jika engkau membarukan dirimu.
 
 
Dalam pedih hatimu,
engkau menyenandungkan
memang lucu, aku masih mencintaimu
walau ku menangis dalam penelantaran
dan masih mengharap kesetiaanmu
ini memang lucu, tapi tak lucu bagiku
memang lucu, aku masih merindukanmu
memimpikanmu sebagai mempelaiku
walau ku tahu hatimu telah mati
ini memang lucu, tapi tak lucu bagiku
tapi ku berdoa agar Tuhan tak tertawa
dan menyelamatkan hatiku yang piatu ini

Aamiin
 
 
Engkau yang cintanya tak berbalas,
kudengar senandung lirihmu …
Aku melihatmu berjalan dengan dia yang bukan aku,
bertaut jemari dalam senyum dan tawa kecil yang menyayat hatiku.
Aku berharap itu aku …,
yang bergetar hatinya karena sentuhan jemarimu yang anggun.
Ooh .. betapa aku berharap itu terjadi.
Aku melihatnya bergelayut manja dan bersender lembut ke tubuhmu yang damai dan wangi.
Aku berharap itu aku …,
yang luruh hatinya dalam syahdu karena menghirup udara beraroma kesurgaan yang mengitarimu.
Ooh … betapa aku berharap itu terjadi.
Aku melihatmu merapihkan rambutnya sambil membisikkan rencana keindahan penyatuan jiwamu dengannya.
Aku berharap itu aku …,
yang menggenang matanya dengan air mata haru, karena keindahan dari janji pernikahan yang jujur dan setia.
Ooh … betapa aku berharap itu terjadi.
Tuhanku Yang Maha Lembut,
Temukanlah aku dengan belahan jiwaku,
yang mengobati pedihnya cinta yang terabaikan ini,
yang mengisi palung kehidupanku yang dalam dan kosong karena kesendirian yang sunyi ini.
Aku berharap itu aku …,
yang berbahagia dalam pernikahan yang memanjakanku dalam kemesraan dan kesetiaan.
Wahai Yang Maha Cinta,
Ooh … betapa aku berharap itu terjadi.

Aamiin


Tuhan kami Yang Maha Pengampun,
Kami memohon agar Engkau memaafkan diri kami yang masih bersemangat mendengar pujian, cepat gusar mendengar celaan, yang memberi untuk mendapatkan pujian dan terima kasih, tapi sering lupa berterima-masih, dan sulit mensyukuri keberhasilan orang lain.
Beningkanlah hati kami dari nafsu dan amarah, bersihkanlah pikiran kami dari rencana yang tidak jujur, dan jauhkan...lah perilaku kami dari kekejian.
Tuhan kami Yang Maha Sejahtera,
Terangkanlah jalan kami menuju rezeki-Mu yang besar, mampukanlah kami melakukan yang harus kami lakukan, tabahkanlah dan menangkanlah kami atas orang-orang dan keadaan yang sulit.

Aamiin
 
 
 Jika Anda tidak membuat kesalahan, itu berarti gerakan kehidupan Anda tidak cukup cepat.
Maka bersikaplah lebih ramah terhadap kesalahan.
Perlakukanlah ia sebagai pengingat bahwa cara-cara Anda selama ini tidak cukup baik untuk kelas kehidupan yang Anda inginkan.
Keikhlasan memperbaiki diri adalah tangga naik kelas kehidupan.

 
Cara terbaik untuk berbantah dengan orang yang hanya mau bicara dan menolak mendengarkan pendapat orang lain, adalah diam.
Cobalah untuk tersenyum, mengheningkan diri, dan melihat kepadanya dengan sinar mata yang mengijinkannya merasa menang.
Pada saat yang tepat, diam adalah argumentasi terkuat Anda.


Orang yang hatinya penuh dengan rasa kasihan
melihat penderitaan sesamanya,
dan menggunakan diri dan kehidupannya
untuk membahagiakan sesamanya,
tidak akan ditaruh dalam keadaan
yang membutuhkan rasa kasihan dari orang lain.
Memang telah selalu terbukti, bahwa
Kebaikan hati menentukan kebaikan hidup.
 
 
Sesungguhnya, bukan kesalahan yang membuat kita kesal kepada diri sendiri, tapi kecenderungan untuk membuat kesalahan yang sama.
Karena memang,
Membuat kesalahan adalah manusiawi, tapi belajar dari sebuah kesalahan untuk TIDAK mengulanginya, adalah kualitas manusia yang bukan rata-rata.
Membuat kesalahan yang sama adalah tanda lambannya pendewasaan diri, cara memperpanjang kesulitan dan menunda keberhasilan.

Engkau yang galau karena kepalsuan dari janji cinta, dengarlah ini ya?
Sadarilah bahwa luka hatimu itu hanya sedalam cintamu, dan kualitas cintamu seharusnya setinggi nilai dari orang yang kau cintai.
Bagaimana mungkin engkau menyerahkan seindah-indahnya cintamu kepada orang yang tidak jujur dan palsu?
Dan bagaimana mungkin engkau berharap kepada orang yang sampai hati membuatmu bersedih dan menangis?
Maka alihkanlah arah cintamu dari orang yang tidak baik bagimu itu, kepada kebutuhan dirimu untuk tampil menarik bagi cinta yang baru, yang sesuai dengan kebaikan hati dan pekertimu.
Dan bisikkanlah kepada Tuhanmu …
Wahai Yang Maha Lembut,
Selamatkan dan pulihkanlah hatiku dari kepedihan ini, mudahkanlah aku melihat keaslian dari keburukannya, damaikanlah aku karena pelajaran dari kepalsuan ini, dan pendarkanlah sinar cinta-Mu pada pribadi dan perilakuku, agar aku menjadi satu-satunya tujuan cinta bagi pribadi baik yang Kau hadiahkan kepadaku sebagai belahan jiwaku.
Wahai Yang Maha Cinta,
Temukanlah aku dengan belahan jiwaku, dan utuhkanlah keindahan hidupku bersamanya dalam pernikahan yang damai, penuh kasih, lembut memperlakukan satu sama lain, dan yang setia dalam kemudahan atau dalam kesulitan.

Aamiin


Dan engkau datang kepadaku mengeluh,
hidup ini sulit membuatmu bersemangat,
karena semuanya tidak pasti.
Ketahuilah, bahwa justru karena itulah
engkau harus bergembira.
Jika semua tidak pasti, berarti semuanya mungkin.
Karena semuanya tidak pasti,
maka belajar dan bekerja keraslah
agar engkau bisa mendapatkan kemungkinan baik.
Sesungguhnya
engkau hanya akan sebahagia dugaanmu,
dan seberhasil upayamu.
 
 
Sahabat saya yang baik hatinya,
Apakah yang akan Anda tuliskan, jika Anda diminta untuk melengkapi kalimat ini?
"Mudah-mudahan aku berhasil menjadikan hari ini sebagai hari yang baik, karena aku akan …"
Sadarkah Anda, bahwa kalimat yang Anda lengkapi itu adalah rencana upaya Anda hari ini, dan yang juga adalah doa Anda?
Saya mohon Anda berkenan untuk menuliskan kalimat Anda itu bagi pelajaran kita, dan agar kita bisa bersama-sama mendoakan bagi keberhasilan Anda.
 
 
Engkau yang bekerja terlalu keras, berjalan terlalu cepat, dan memaksa dirimu terlalu larut - lambatkanlah ketukan musik upayamu sebentar, dan bernafaslah lebih damai.
Keluargamu adalah alasan bagi kerja kerasmu, maka janganlah sampai engkau menelantarkan mereka karena kerja kerasmu.
Perhatikanlah keindahan sekelilingmu.
Belajarlah menikmati keindahan hidup seperti para pemalas yang kedamaian jiwanya sangat memikat itu.
Mereka memiliki kemampuan yang mengagumkan untuk melupakan tanggung-jawab, dan menikmati kehidupan tanpa kemampuan dan tanpa kekhawatiran.
Damaikanlah langkahmu dalam syukur dan pujian kepada Tuhan.
Engkau telah rajin bekerja, jujur, dan menghasilkan bagi kebaikan sesama.
Berlakulah lebih lembut dan muliakanlah keluargamu.
Engkau akan sampai pada kesejahteraan dan kebahagiaan.


Dengan kesabaran dan kegigihan, apa pun mungkin.
Karena keberhasilan tidak terletak di awal perjalanan.
Karena kemudahan terletak di balik kesulitan.
Karena keajaiban adalah hadiah bagi yang berani.
Karena kesejahteraan adalah hak bagi yang bertahan.
Karena kedamaian adalah anugerah bagi yang bersabar.
Dan karena kemuliaan adalah rahmat bagi yang ikhlas.
Maka bersabarlah,
dan tetaplah setia kepada kebaikan yang Anda yakini.
Selalu ingatlah,
Dengan kesabaran dan kegigihan, apa pun mungkin


Sahabat saya yang baik hatinya,
Jika Anda membawa guci dari dinasti Ming yang mahal itu, apakah Anda akan membawanya dengan cara pegang yang sembarangan, tidak memperhatikan langkah Anda, dan melempar-lemparkannya ke udara?
Kehati-hatian kita dalam membawa sesuatu, ditentukan oleh penghargaan kita terhadap yang kita bawa.
Dan ingatlah bahwa,
Tidak ada barang yang lebih mahal daripada diri Anda.
Pertanyaan saya,
Apakah Anda membawa diri Anda dengan perhatian dan penghormatan kepada sesuatu yang sangat bernilai?
Janganlah tiru mereka yang membawa diri mereka seperti barang yang tidak berharga.
Bawalah diri Anda sebagai pribadi yang mahal, lalu perhatikan apa yang terjadi.

Ya Tuhanku Yang Maha Agung,
Telah lama kudengar
ada sungai indah yang mengalir di surga.
Tapi pecah dadaku dengan air mata haru,
saat kupilih tuk mengerti,
bahwa bukan hanya Engkau telah memberikan
kepada kami sebuah sungai di surga,
tapi juga sebuah sungai
untuk setiap jiwa yang Kau kasihi.
Tuhanku, indahkanlah hidupku di dunia ini,
sampai saat Kau manjakan aku dan keluargaku
dengan jamuan di tepi sungaiku di surga.

Aamiin
 
 
Wahai Subuh nan damai,
Engkau sahabat setia hidup kami
yang setia bangun sebelum kami bangun.
Terima kasih atas pengertian
yang kau sisipkan di hati ini,
agar kami bersyukur dan bergembira
saat kami menerima rahmat berlimpah,
dan tak berputus asa
saat ancaman bahaya tiba,
yang sesungguhnya tiada lain
disebabkan oleh kesalahan
yang telah kami kerjakan
dengan tangan kami sendiri.
Tuhan, jadikanlah hari kami ini
damai dan penuh rezeki.

Aamiin


Adik-adik saya yang baik hatinya,
Salah satu kesulitan terbesar bagi orang muda adalah untuk ikhlas melakukan yang sudah diketahuinya benar.
Dan telah terbukti, bahwa kebesaran hidupnya nanti ditentukan oleh seberapa cepatnya dia ikhlas dalam tiga hal, yaitu:
1. Ikhlas melupakan rasa sakit dari masa lalunya, tapi tetap ingat pelajarannya.
2. Ikhlas hidup sepenuhnya hari ini.
3. Ikhlas mengisi hatinya dengan harapan baik mengenai masa depannya.
Adik-adik saya yang menjadi tujuan dari harapan dan doa orang tua,
Jadilah sebaik-baiknya orang muda, agar Anda berhasil semuda mungkin, dan hidup dalam kedamaian, kesejahteraan, dan berperan baik bagi kebahagiaan sesama.


Tidur adalah meditasi jiwa.
Sesungguhnya, jiwamu membutuhkan waktu untuk terlepas bebas dari kesibukan ragamu yang sering lebih mendahulukan yang tidak mendamaikan jiwamu.
Maka janganlah engkau meneruskan kegalauan dan kegusaran dari siang harimu, kedalam waktu tidurmu, yang seharusnya damai dan penuh syukur.
Rasa kantukmu adalah pintu gerbang menuju ruang meditasi jiwamu, yang adalah tanda bagimu untuk meninggalkan kekecewaan karena kepalsuan orang lain, kemarahan karena pengkhianatan, kesedihan karena perendahan, dan kegalauan karena ketidak-jelasan.
Rebahkanlah tubuhmu yang bergetar karena keletihannya itu, bebaskanlah nafasmu untuk menyentuh kaki langit, dan biarkanlah kegelapan turun dan mengedap ke dasar hatimu yang penuh syukur.
Mintalah kepada Tuhan yang sangat mengasihimu, untuk mendamaikan tidurmu, menghiasinya dengan impian yang indah, membangunkanmu dengan hati yang penuh harap, dan tubuh yang bersegera menyambut sebesar-besarnya rezekimu esok hari.
Biarkanlah jiwamu menemukan keindahan dari kedamaian semedinya.
Engkau jiwa yang baik, tidurlah dalam lindungan kelembutan Tuhan.